Penyakit Berak Putih Udang – 2

Solusi dan Pencegahan Berak Putih Udang

Salah satu jenis penyakit yang terlihat mudah untuk diatasi, namun pada kenyataannya, penyakit berak putih udang ini dapat merugikan petambak karena biasanya terjadi di saat usia (doc = day of culture 30 – 45 hari). Dimana pada usia udang tersebut belum mencapai bobot yang dapat dijual dengan harga bagus.

Beberapa penyebab timbulnya penyakit berak putih udang ini diantaranya, dominasi plankton BGA (Blue Green Algae), Bakteri Vibrio, serta sirkulasi air yang kurang baik. Selain membuat nafsu makan udang turun drastis, penyakit berak putih juga akan menyebabkan keroposnya fisik udang sehingga bobot otomatis akan turun drastis, dan yang jelas, tingkat kematian yang tinggi.

Saat ini, tidak hanya tambak intensif saja (yang menggunakan plastik mulsa, LDPE, maupun HDPE serta beton), tambak tradisional pun tidak luput dari penyakit berak putih ini.

Suplemen Untuk Berak Putih

Untuk menghindari penyakit berak putih udang ini, gunakan Saga Pro Vit sebagai campuran pakan sejak pertama kali menggunakan pakan untuk memenuhi semua kebutuhan nutrisi dan menaikkan kekebalan tubuh udang. Gunakan sejak awal budidaya sampai panen.

Apabila sudah terkena penyakit berak putih, lakukan langkah dibawah ini :

  1.  Kurangi volume air tambak 30%, masukkan air baru yang sudah di-desinfektan, (apabila tambak tradisional, masukkan air setelah 1 x pasang surut air laut).
  2. Tambahkan deGrow dan Saga Pro Vit masing-masing 2 liter untuk per hektar lahan tambak (dengan asumsi ketinggian air, 100 cm)
  3. Berikan dosis Saga Pro Vit, 1 liter untuk 25 kg pakan (40 ml untuk 1 kg pakan) di setiap kali pemberian pakan, sampai berak putih sudah tidak muncul kembali (biasanya 3 – 4 hari kemudian). Kurangi jumlah pemberian pakan s/d 20% selama masa penyembuhan.
  4. Berikan dosis normal (1 liter : 50 kg pakan) apabila udang sudah tidak mengeluarkan berak putih.
  5. Pastikan sirkulasi air (pengurangan dan penambahan air tambak) setiap 4 – 5 hari sekali.

Rata-rata dengan cara tersebut diatas, para petambak sebagai pengguna Saga Pro Vit masih tetap bertahan sampai dengan panen yang diharapkan.

Sukses Selalu buat Petambak Indonesia!!!

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories